Rabu, 06 September 2017



Hilir mudik langkah kaki
Usap peluh, mata kantuk
Ia menunduk menatap cahaya redup
Menunggu besi terdengar datang menghampiri

Mana dia? Tanya nya
Dia pergi, jawabnya
Lalu bagaimana?
Tunggulah saja

Wajah kusam bagai kelam
Tubuh lunglai mulai goyah
Ramai... sesak... berteriak... marah...
Derap langkah berlari, tubuh bergesekkan tanpa henti

Hanya handphone yang menyinari
Dikala senja tak lagi menemani
Dan semua mulai tertawa
Semua karena Jakarta

5 September 2017
- Manggarai-
21.00 WIB


Dea Astari . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates